19 Oktober 2026
Ragam Wastra dan Semangat Juang dalam Koleksi Sekar Jagat Vijaya Rancangan Ivan Gunawan
Text Varisha Wira; photography courtesy of Ivan Gunawan
Panggung defile dalam pesta olahraga internasional selalu menjadi ruang lebih dari sekadar perarakan kontingen. Di sanalah identitas, marwah kultural, dan kebanggaan suatu bangsa diterjemahkan menjadi bahasa visual yang disaksikan mata dunia. Menyambut helatan akbar Aichi-Nagoya 2026 Asian Para Games di Jepang, kontingen Indonesia bersiap melangkah penuh percaya diri dalam balutan seragam seremonial karya desainer Ivan Gunawan. Mengusung tajuk Sekar Jagat Vijaya, koleksi ini merangkum narasi keberagaman Tanah Air ke dalam garis rancang modern yang fungsional sekaligus berwibawa.
Pendekatan estetika Ivan Gunawan berfokus pada peleburan harmonis antara konstruksi busana olahraga kontemporer dan elemen tradisional Nusantara. Secara visual, Sekar Jagat Vijaya bertumpu pada paduan rona navy dan abu-abu yang tegas sekaligus elegan. Sang desainer mengeksplorasi ragam siluet, dari jaket bergaya sporty hingga potongan berstruktur formal yang berakar dari busana tradisional Indonesia. Detail kerah, panel bermotif, aksen piping merah, serta sematan pin bendera merah-putih pun hadir memperkuat identitas nasional tanpa kehilangan sisi fungsionalnya.

Kekuatan utama rancangan ini berakar pada eksplorasi motif Batik Sekar Jagat yang tersemat pada panel-panel busana dalam palet monokromatik biru. Secara filosofis, Sekar Jagat melambangkan keindahan sekumpulan bunga di seluruh jagat raya, sebuah metafora puitis atas kekayaan pulau, etnis, dan tradisi Nusantara yang bersatu padu. Dipadukan dengan kata Vijaya yang bermakna kejayaan dan kemenangan sejati, busana ini mematri doa sekaligus penghormatan mendalam atas tekad dan keberanian luar biasa para atlet Paralimpik Indonesia dalam menembus segala batas keterbatasan fisik.
Bagi Ivan Gunawan, mendesain seragam defile bagi pejuang olahraga nasional merupakan tanggung jawab emosional yang personal. “Bagi saya, busana ini bukan sekadar seragam. Ini adalah representasi identitas, kebanggaan, dan semangat Indonesia yang dibawa oleh para pejuang olahraga kita. Saya ingin menerjemahkan kekayaan warisan Nusantara ke dalam desain yang modern, elegan, dan penuh karakter,” tutur sang desainer. Di tangannya, wastra tidak sekadar tampil sebagai ornamen tempelan, melainkan fondasi cerita yang mempertegas sikap dan ketangguhan para pemakainya.

Saat para atlet melangkah menyusuri arena upacara pembukaan di Aichi-Nagoya nanti, Sekar Jagat Vijaya bukan hanya mengiringi langkah mereka dalam mengejar prestasi medali. Lebih dari itu, seragam ini menjadi cerminan bahwa keindahan Indonesia senantiasa relevan, tangguh, dan berakar kuat di pentas dunia.