FASHION

7 September 2026

Perayaan Peluncuran Koleksi Kapsul adidas Vanda Bloom Menutup Jalan Orchard Singapura


Perayaan Peluncuran Koleksi Kapsul adidas Vanda Bloom Menutup Jalan Orchard Singapura

BABYMONSTER mengibarkan bendera di lintasan balap adidas Live Demo Race Car di Singapura (photo DOC. adidas)

Autentisitas dan inovasi telah lama menjadi bagian dari bahasa desain adidas. Di atas segalanya, performa tetap merupakan fondasi utama. Bagaimana suatu desain bisa membantu manusia bergerak lebih efisien? Baik saat di arena olahraga maupun dalam kehidupan sehari-hari, pertanyaan tersebut selalu melandasi kreativitas adidas dalam merancang koleksi.

Ketika adidas memasuki Formula 1, melalui kerjasama Mercedes-AMG Petronas F1 Team pada 2025 silam, muncul tantangan desain yang lebih spesifik. Dalam dunia yang dibangun di atas kecepatan, presisi, serta teknologi mutakhir, rancangan pakaian dituntut mengikuti intensitas gerak para penghuni di lintasan. Setiap detail pun diperhitungkan demi menemukan keseimbangan antara kebutuhan fungsi dan bahasa desain adidas. Pendekatan itu turut beradaptasi dengan dinamika kalender Grand Prix. Inovasi desain dihadirkan lewat teknologi yang merespons temperatur ekstrem, misalnya, hingga koleksi edisi terbatas yang memanifestasikan karakteristik budaya kota di mana balapan berlangsung. Musim ini, ekspresi kreativitas adidas mewujud secara anyar dalam koleksi Vanda Bloom.

Trunk show of adidas Vanda Bloom. (photo DOC. adidas)

Diluncurkan secara global pada 27 Agustus 2026, (dua bulan menjelang agenda Singapore Grand Prix), koleksi terbaru adidas untuk Mercedes-AMG PETRONAS F1 Team tersebut hadir dalam palet warna ungu dipadu motif bunga anggrek. Suatu tampilan yang—sekilas pandangan—kontradiktif dengan karakter tangguh Formula 1. Namun lebih dari sekadar motif, desain Vanda Bloom terinspirasi oleh Vanda Miss Joaquim—bunga nasional Singapura yang melambangkan ketahanan. Sebuah kualitas yang sejatinya memiliki resonansi tersendiri di dunia Formula 1. Maknanya kian relevan di Singapore Grand Prix, di mana panas dan kelembapan iklim tropis mengubah balapan malam jadi ujian kecepatan, konsentrasi, sekaligus daya tahan bagi para pembalap, tim yang bekerja di paddock, hingga bahkan audiens di bangku penonton. Memperkuat filosofi estetika desainnya, teknologi CLIMACOOL dan CLIMAPROOF secara cermat disisipkan di balik ekspresi floral Vanda Vloom. Keduanya merupakan rancangan mutakhir yang memungkinkan sebuah busana merespons kondisi ekstrem negara tropis.

Frederik Vesti. (photo DOC. adidas)

Seiring olahraga kian melebur dengan gaya hidup, apa yang dikenakan para atlet pun menemukan tempatnya jauh melampaui arena pertandingan. Vanda Bloom membawa identitas visual Mercedes-AMG PETRONAS F1 Team keluar dari paddock lewat replica jersey, jaket, sepatu hingga rangkaian aksesori yang menawarkan kedekatan personal bagi para penggemar.

photo DOC. adidas.

Dua hari setelah peluncuran globalnya, adidas membawa dunia Vanda Bloom lebih dekat kepada publik Singapura. Alih-alih sekadar memajang koleksi, adidas membangun pengalaman menyerupai paddock dan garasi Mercedes-AMG Petronas F1 Team di halaman butik adidas kawasan Orchard pada 29-30 Agustus 2026. Di sana, pengunjung berkesempatan melihat lebih dekat para mekanik Mercedes-AMG Petronas F1 Team bekerja. Mobil balap Formula 1 Mercedes bermesin V8 rancangan tahun 2013 secara khusus didatangkan demi memaksimalkan pengalaman pengunjung.

photo DOC. adidas.

Tidak berhenti di sana. Sebagian jalan Orchard turut disulap menjadi lintasan balap sementara. Frederik Vesti, salah satu pembalap dalam Mercedes-AMG Petronas F1 Team, hadir di balik kemudi untuk sebuah live demonstration run.“Desain yang mengadopsi filosofi bunga nasional Singapura benar-benar menoreh kesan mendalam,” ungkap Vesti ketika kami temui sehari sebelum ia memacu di lintasan Singapura, “Saya merasa bangga bisa mengenakannya.”

photo DOC. adidas.

Rangkaian perayaan peluncuran Vanda Bloom turut disertai dengan pertunjukan musik Fan Festival. BABYMONSTER hadir menyemarakkan suasana. Grup vokal K-pop itu merasakan sendiri kecepatan mobil balap Mercedes di lintasan bersama Vesti sebelum naik ke panggung untuk menyapa para penggemar. Benjamin Kheng dan Iman Fandi bergiliran melanjutkan kemeriahaan kawasan Orchard, sebelum akhirnya perayaan ditutup oleh DJ Kiara.

BABYMONSTER (photo DOC. adidas)

Iman Fandi (photo DOC. adidas)

Benjamin Kheng (photo DOC. adidas)

DJ Kiaara (photo DOC. adidas)