CULTURE

2 Februari 2026

ABar Menyajikan Rasa Nostalgia Lewat Diluncurkannya Journey of Taste


PHOTOGRAPHY BY Akira Bar

ABar Menyajikan Rasa Nostalgia Lewat Diluncurkannya Journey of Taste

Text by Shabira izzati Putri ; (photo DOC. Akira Bar)

Pernahkah Anda mengingat sebentuk perasaan yang sontak muncul ketika mencicipi segelas minuman yang rasanya sangat familiar? Seolah-olah indera perasa mengajak Anda kenbali ke suatu memori spesifik dengan memutar ulang kenangan masa lalu. Sensasi deja vu itulah yang kini ditawarkan oleh ABar lewat Journey of Taste Bar menu terbaru.

Lewat sensasi rasa tersebut, ABar by Akira Back menyajikan daftar minuman sekaligus storytelling perjalanan seseorang yang diceritakan melalui cita rasa minuman kreasinya yang dapat dicicipi bersama. Bayangkan sebuah perjalanan yang dikurasi dengan cermat—tujuh negara dan empat belas kreasi yang merangkum pahit manisnya perjuangan Chef Akira Back, dari puncak pegunungan salju hingga kilauan lampu kota dunia. Lewat rangkaian koktail dalam menu Journey of Taste, sang Chef mengajak Anda bernostalgia mengarungi napak tilas perjalanan kariernya. 

Senja

Ginger Loak

Semua bermula dari visualisasi hamparan salju putih yang sunyi di Aspen. Di tempat itu, Akira muda memulai kariernya sebagai peselancar salju profesional. Sebuah koktail terinspirasi dari fase ini, melahirkan kreasi minuman dingin yang merangkum sensasi adrenalin dan dedikasi selama melaju di lereng pegunungan. Dalam momen tersebut, Akira menemukan panggilan baru untuk hidupnya.

Raspberry On Top

Sejak saat itu, Akira terus berevolusi. Las Vegas menjadi kota di mana ambisi mempertemukan peluang dan tempat di mana ia membangun identitas kulinernya. Koktail dari fase ini menangkap esensi glamor dan keberanian, mengingatkan kita pada momen saat ia menyambut tamu-tamu dunia, mulai dari para selebritas hingga Dalai Lama.

Perjalanan rasa ini kemudian berlanjut ke tahap yang lebih sentimental yaitu Seoul dan Paris. Di Seoul, kita mencicipi rasa bangga dan berada di rumah—kota yang akhirnya memberinya pengakuan bintang Michelin. Sementara Paris, kota yang menciptakan seni dan romantisme. Terinspirasi dari ibunya yang seorang pelukis, kreasi dari tahap ini terasa seperti memandang sebuah  lukisan di dalam gelas—elegan, artistik, dan kaya cerita.

Phantom

Gangnam Zest

Perjalanan berlanjut ke Dubai, dasar futuristik yang memberikan inovasi tanpa henti dan melaju ke Hong Kong dengan ritmenya yang fast paced dan semangatnya yang meledak-ledak, Dua tempat ini menjadi belahan jiwa bagi kariernya.

Berlabuh di Jakarta, menjadi "rumah" yang hangat di mana keramahan dan semangat kuliner sangat dirayakan.

Pada dasarnya, menu Journey of Taste di ABar menawarkan ekspresi terdalam akan kehidupan yang dijalani tanpa batas lewat nostaligia rasa dari beragam koktail. Setiap tegukan adalah sebuah cerita, sebuah kenangan, dan bukti bahwa rasa adalah bahasa universal yang paling jujur.