13 Juli 2026
Tahun ini, Patek Philippe Gelar Watch Art Grand Exhibition Terbesar di Milan
Photo DOC. Patek Philippe
Patek Philippe segera bawa gelaran Watch Art Grand Exhibition 2026 ke Italia. Milan dipilih sebagai tuan rumahnya. Lebih spesifik, edisi ketujuh ekshibisi horologi tersebut dijadwalkan meruang pada 2-18 Oktober 2026 di CityOval. Menempati area seluas hampir 2.900 meter persegi, perhelatannya sinyalir menjadi pameran terbesar yang pernah diselenggarakan oleh manufaktur independen asal Jenewa itu.
Watch Art Grand Exhibition dirancang sebagai pengalaman immersive. Sebanyak 15 ruang tematik akan dihadirkan dengan pendekatan visual yang merefleksikan identitas sang rumah horologi. Pengunjung dapat menyelisik ke dalam atelier tempat para perajin mengkreasi penunjuk waktu, hingga museum yang menyimpan sejarah horologi selama berabad-abad. Setiap ruang menawarkan perspektif tentang detail keahlian teknis, seni dekoratif, dan warisan budaya yang telah membentuk reputasi Patek Philippe sedari tahun 1839.

Patek Philippe Grandmaster Chime.
Watch Art Grand Exhibition 2026 akan membawa sekitar 500 karya horologi. Objek pamerannya meliputi koleksi ikonis, seluruh kreasi kontemporer, dan edisi terbatas peluncuran teranyar. Salah satu area yang senantiasa menjadi magnet bagi para kolektor dan pencinta seni penunjuk waktu, yaitu Rare Handcrafts. Sebagaimana tajuknya, kategori tersebut merupakan ruang yang memamerkan kebebasan ekspresi para artisan Patek Philippe dalam mengeksplorasi teknik dekoratif tingkat tinggi. Mulai dari lukisan miniatur di atas enamel kaca, cloisonné (teknik dekorasi logam dan enamel kaca berpola rumit), ukiran tangan, micro wood marquetry, hingga guilloché, Tahun ini, sebanyak 27 karya akan mengisi pamerannya. Salah dua di antaranya memaknai hubungan erat Patek Philippe dan Italia.

Patek Philippe Burano.
Yang pertama, Burano. Sebuah jam saku berpenampilan artistik dengan permainan warna, cahaya, serta tekstur. Rancang visualnya terinspirasi Pulau Burano di Venesia, yang terkenal akan deretan rumah berwarna-warni di sepanjang kanal. Lanskap tersebut diterjemahkan melalui teknik cloisonné, flinqué, dan paillonné enamel. Seluruhnya digurat oleh tangan hingga menghasilkan mahakarya layaknya seni lukis.

Patek Philippe Sicilian Oranges.
Pesona Italia selanjutnya hadir lewat Sicilian Oranges. Kita bisa lihat dari fasad bercorak panorama kebun jeruk ciri khas kota Sisilia, dipadu siluet Ibu Kota Palermo yang menawan. Diproses lewat pembakaran berulang pada suhu ekstrem, penunjuk waktu dekoratif bertubuh dome itu memanifestasikan kedalaman artistik hasil kerajinan tradisional.

Patek Philippe World Time.
Berpijak antara masa lalu dan masa kini, Watch Art Grand Exhibition 2026 membawa lebih dari 90 karya pilihan dari Patek Philippe Museum di Jenewa, Swiss. Jam saku King Umberto I of Savoy dari tahun 1948, dan kreasi World Time yang mencatat waktu di seluruh dunia, telah dipastikan termasuk di dalam koleksi pameran. Sebuah ruang kolektor turut didedikasikan untuk deretan kreasi legendaris seperti Calibre 89, Grandmaster Chime, dan Star Caliber 2000.

Patek Philippe King Umberto I of Savoy.
Di Milan, Patek Philippe lebih dari sekadar menghelat ekshibisi waktu. Watch Art Grand Exhibition 2026 mengajak pengunjung secara langsung menyaksikan demonstrasi para master watchmaker mengungkap keindahan kompleks deretan penunjuk waktu Patek Philippe. Sesi istimewa ini selayaknya pintu yang membawa pengunjung masuk ke dalam atelier Patek Philippe di Jenewa.