FASHION

11 Maret 2026

Sarah Burton Soroti Ragam Sisi Perempuan Lewat Koleksi Musim Gugur/Dingin 2026 Givenchy


PHOTOGRAPHY BY GIVENCHY

Sarah Burton Soroti Ragam Sisi Perempuan Lewat Koleksi Musim Gugur/Dingin 2026 Givenchy

“Bagaimana kita bisa menyatukan diri kembali di dunia tempat kita hidup?” Pergumulan tersebut dilontarkan Sarah Burton, Direktur Kreatif Givenchy, lewat koleksi terbarunya. Dikreasikan untuk musim gugur/dingin 2026, ia berfokus pada “penggambaran intuitifnya tentang kekuatan perempuan masa kini” dan merujuk pada “kompleksitas kehidupan perempuan.” Hal tersebut pun tercermin lewat set panggung presentasi Givenchy kali ini yang didominasi oleh permainan cermin serta casting model yang menyoroti keragaman, mengilustrasikan kerumitan kehidupan perempuan dan pada saat yang sama merayakan kekuatan untuk merefleksikan identitas diri ke dunia luar.













Presentasi pun dibuka dengan sejumlah tampilan yang menyoroti permainan tailoring. Kemeja klasik dipadankan dengan jaket berpotongan cropped serta celana panjang nan serasi. Tak jarang, tampilan tersebut diselingi dengan deretan gaun-gaun berpotongan lurus dan bersih, namun dalam palet warna yang begitu kaya. Untuk menyempurnakan tampilan tersebut, Burton menghiasi kepala para modelnya dengan hiasan kepala yang ia rancang bersama desainer topi legendaris, Stephen Jones. “Hiasan kepala ini adalah penutup rambut paling alamiah yang ada. Hanya sehelai kaus. Just a twist. Tetapi kaus yang tepat, dengan twist yang tepat,” ungkapnya.

















Masih menyoroti tailoring, deretan jas ditampilkan dengan detail feminin yang tak terduga seperti peplum berlipit dan kerah kontras yang mencolok. Koleksi Burton kali ini terasa klasik namun trendy pada waktu yang sama. Permainan motif kulit hewan, detail fringe, dan bahkan taburan pita—yang saat ini begitu dinikmati para pecinta mode, menghiasi potongan gaun, jaket, hingga mantel. Gaun sweter merah ceri berpotongan tinggi-rendah dengan ikat pinggang dan sepatu bot kulit hitam setinggi paha, berbagi panggung dengan deretan gaun slip beledu yang tidak dipadankan dengan sandal nude bertali, melainkan dengan pasangan sandal tebal dan berbulu.













Jubah bertabur motif macan tutul, sarung tangan berukuran besar, tas kulit biru cobalt, dan sehelai atasan yang terbuat dari rangkaian permata mendominasi panggung peragaan busana. Tak lupa, Burton mendedikasikan beberapa tampilan ultra-feminin yang mempergunakan materi jacquard bertabur motif bunga yang ia kreasikan dari kimono tua. Sentuhan akhir diberikan Burton lewat imbuhan kalung penuh pernyataan yang mewah serta anting-anting berukuran besar, menyempurnakan jajaran gaun hitam berdetail renda yang menutup rangkaian koleksi Givenchy untuk musim gugur/dingin 2026.