FASHION

24 Juni 2026

Perpaduan Gaya Dandy dan Kode Busana Para Peselancar Dalam Koleksi Busana Laki-Laki Louis Vuitton untuk Musim Semi/Panas 2027


PHOTOGRAPHY BY LOUIS VUITTON

Perpaduan Gaya Dandy dan Kode Busana Para Peselancar Dalam Koleksi Busana Laki-Laki Louis Vuitton untuk Musim Semi/Panas 2027

Menyoroti aktivitas selancar sebagai gaya hidup mendunia yang melampaui budaya dan kepercayaan, koleksi busana laki-laki Louis Vuitton untuk musim semi/panas 2027 merangkul laut dan pantai sebagai ruang kebersamaan universal manusia. Sang Direktur Kreatif, Pharrell Williams, pun menghadirkan ombak sungguhan sebagai latar peragaan modenya kali ini—di mana para model muncul dari balik gulungan ombak satu per satu. Untuk memperkaya perhelatan magis tersebut, sang Direktur Kreatif turut mendapuk dua peselancar ternama, Mikey February dan Julian Wilson untuk berjalan di antara barisan model dan diiringi suara debur ombak.







Dibentuk oleh pantai dan lautan, kode berpakaian khas para peselancar berakar pada perjalanan, performa, dan keahlian. Dengan menghubungkan nilai-nilai berpakaian yang sama antara para peselancar dan para dandy—yang menjadi inti dari rumah mode asal Prancis ini—Pharrell Williams memperkuat siluet dandy yang menjadi ciri khasnya—keanggunan yang tidak konvensional, kecanggihan yang santai—dan memadukannya dengan tekstur tenunan tangan, hiasan bertema laut, dan semangat bohemian dari budaya selancar. Melalui savoir-faire inovatif Louis Vuitton, warisan dan daya tahan berubah menjadi ekspresi teknis setelan yang dirancang untuk para dandy yang gemar berkeliling dunia, di antara kota dan ombak. 







Pakaian selam teknis berpadu dengan kain tailoring yang mengutamakan performa. Lewat karakteristiknya yang usang dan telah diperbaiki, gaya dan material dari lemari pakaian sehari-hari peselancar disampaikan melalui alkimia artistik Louis Vuitton. Melalui eksplorasi trompe l'oeil yang berkelanjutan oleh Pharrell Williams, permainan tekstur, bentuk, dan siluet busana klasik yang familiar diperkaya dengan keahlian untuk menciptakan ilusi optik yang terungkap melalui sentuhan. Menghidupkan simbol-simbol laut, dekorasi permukaan diciptakan dengan pengerjaan tangan yang teliti. Dari warna-warni cerah hingga motif papan catur, grafis yang terinspirasi oleh budaya selancar pada gilirannya memberikan penghormatan kepada skateboard: pengaruh yang membentuk hidup dan bersifat abadi bagi sang Direktur Kreatif.







Tak berhenti sampai di situ saja, bertepatan dengan peluncuran koleksi ini, Louis Vuitton turut menyatakan komitmennya dengan Coral Gardeners sebagai bagian dari upaya keberlanjutan Regeneration 2030, sebuah program restorasi terumbu karang di Polinesia Prancis. Inisiatif ini akan mendukung penanaman kembali 1.000 karang di lokasi restorasi Tiaia dan membantu memulihkan 250 meter persegi habitat terumbu karang di tahun 2026.