6 Februari 2026
Kurasi Spesial Koleksi Tahun Baru Imlek 2026 dari Sederet Desainer Mode Indonesia
Text by Emily Hartono (photo: Charlotte (Persona Management) photography by Julius Juan for ELLE Indonesia January 2026; styling Ismelya Muntu; fashion Sebastian Gunawan)
Seiring menyambut Tahun Baru Imlek 2026, desainer Indonesia menghadirkan koleksi spesial edisi Lunar yang berhasil memadukan tradisi dengan sentuhan modern. Siluet tradisional cheongsam menjadi inspirasi utama, kini diinterpretasikan ulang melalui aksen kontemporer dan potongan yang mudah digunakan untuk berbagai acara perayaan. Detail kecil seperti kancing, motif bordir floral, dan ukiran tradisional budaya Tiongkok jadi imbuhan spesial. Simak koleksi para desainer Indonesia yang menegaskan evolusi busana Imlek yang semakin relevan dengan gaya hidup yang modern.
Biyan
photo courtesy BIYAN via Instagram.com/@biyanofficial |
photo courtesy BIYAN via Instagram.com/@biyanofficial |
photo courtesy BIYAN via Instagram.com/@biyanofficial |
photo courtesy BIYAN via Instagram.com/@biyanofficial |
Biyan kembali menginterpretasi koleksi cheongsam yang ia perkenalkan di tahun 2005. Namun rancangan barunya tampil segar dengan imbuhan motif floral dan rupa-rupa shio dari astrologi Tiongkok. Aplikasi warna-warni khas Lunar yang vibrant, mulai dari merah pekat yang mewah hingga hot pink, turut menggurat tampilannya semakin kontemporer.
Peggy Hartanto
photo courtesy Peggy Hartanto via Instagaram.com/@peggyhartanto |
photo courtesy Peggy Hartanto via Instagaram.com/@peggyhartanto |
photo courtesy Peggy Hartanto via Instagaram.com/@peggyhartanto |
photo courtesy Peggy Hartanto via Instagaram.com/@peggyhartanto |
Peggy Hartanto tampak menjunjung karakter perempuan modern yang penuh percaya diri sebagai sebuah refleksi untuk koleksi eksklusif Tahun Baru Imleknya di Masari Indonesia. Siluet peplum tersemat dengan elegan bersama kerah cheongsam, begitu pula detail bunga ikonis Peggy Hartanto. Palet warna merah, seperti merah oranye, burgundy, dan pink mendominasi rona koleksinya.
Sebastian Gunawan
photo courtesy Sebastian Gunawan via Instagaram.com/@sebastiangunawanofficial |
photo courtesy Sebastian Gunawan via Instagaram.com/@sebastiangunawanofficial |
photo courtesy Sebastian Gunawan via Instagaram.com/@sebastiangunawanofficial |
photo courtesy Sebastian Gunawan via Instagaram.com/@sebastiangunawanofficial |
JIÉ jadi tajuk karya Sebastian Gunawan untuk koleksi spesial Tahun Baru Imlek 2026. Dalam rancangannya, sang desainer menelusuri ukiran-ukiran khas Tiongkok untuk membentuk pola corak koleksinya. Kesan nostalgia sangat lekat, namun auranya tetap modern.
Sapto Djojokartiko
photo courtesy Sapto Djojokartiko via Instagaram.com/@saptodjojokartiko |
photo courtesy Sapto Djojokartiko via Instagaram.com/@saptodjojokartiko |
photo courtesy Sapto Djojokartiko via Instagaram.com/@saptodjojokartiko |
photo courtesy Sapto Djojokartiko via Instagaram.com/@saptodjojokartiko |
Koleksi Lunar 2026 dari Sapto Djojokartiko menyuguhkan kreasi cheongsam dalam permainan warna-warna bernuansa hangat dan aksen bordir khasnya. Siluetnya minimalis, namun ketika dipadukan satu sama lain menciptakan tampilan gaya sarat kemewahan. Sebagai manifestasi Tahun Kuda Api, motif kain menyerupai kuda pun disematkan sebagai detail kecil dalam padanannya.
ANW
photo courtesy ANW via Instagaram.com/@___anw |
photo courtesy ANW via Instagaram.com/@___anw |
photo courtesy ANW via Instagaram.com/@___anw |
photo courtesy ANW via Instagaram.com/@___anw |
Menyambut tahun yang penuh kreativitas, ANW menghadirkan rancangan busana imlek dengan tekstur yang unik bak ombak dalam lautan. ANW menitikberatkan koleksinya dalam dua warna utama, yaitu merah dan biru. Keduanya merepresentasikan harmoni antara unsur api dan air, yang membawa makna vitalitas, umur panjang, kemakmuran, serta sukacita. Detail kecil yang terinspirasi oleh budaya Tiongkok turut membalut rancangan khas ANW.
Natalia Kiantoro
photo courtesy Natalia Kiantoro via Instagaram.com/@nataliakiantoro |
photo courtesy Natalia Kiantoro via Instagaram.com/@nataliakiantoro |
photo courtesy Natalia Kiantoro via Instagaram.com/@nataliakiantoro |
photo courtesy Natalia Kiantoro via Instagaram.com/@nataliakiantoro |
Natalia Kiantoro, sedang terinspirasi oleh pepatah kuno Jepang, Oubaitori. Dalam koleksi Chinese New Year teranyarnya, yang bertajuk sama, sang dari desainer asal Surabaya menerapkan Oubaitori yang dimaknai oleh rangkaian empat bunga musim semi, yakni sakura, plum, persik, dan aprikot. Rancangannya dominan siluet kaya volume; digubah dalam atasan peplum atau bawahan berpotongan barrell. Sementara itu, bentuk kelopak bunga dikreasikan secara kreatif menjadi atasan berdesain 3-dimensi.
Wilsen Willim
photo courtesy Wilsen Willim via Instagaram.com/@wilsenwillimofficial |
photo courtesy Wilsen Willim via Instagaram.com/@wilsenwillimofficial |
photo courtesy Wilsen Willim via Instagaram.com/@wilsenwillimofficial |
photo courtesy Wilsen Willim via Instagaram.com/@wilsenwillimofficial |
Kasual, namun rapi dan elegan. Desainer Wilsen Willim memperlihatkan padanan yang effortless dalam koleksi Imlek 2026 rancangannya. Fokusnya menitikberatkan atasan serta outer untuk meningkatkan tampilan. Bolero, jaket, hingga blazer didesain bersiluet tegas. Dipadu kerah cheongsam serta detail kancing yang lebih modern.
Harry Halim

photo courtesy Harry Halim via Instagaram.com/@harryhalim
Harry Halim menyambut Lunar New Year dengan koleksi kapsul terbarunya yang mengambil inspirasi dari puisi Tiongkok dengan makna “genggam tanganku dan menua bersama”. Koleksi ini mencerminkan sejarah pribadi sang desainer bersama mendiang ayahnya yang penuh nostalgia dan warisan tradisi. Harry Halim memadukan siluet ikonisnya yang nyentrik dengan nuansa budaya tradisional Tiongkok yang menyelimuti rancangan busananya, digambarkan melalui goresan kaligrafi puisi yang menjadi inspirasi utama ini.



























