6 Maret 2026
Jelajah Keajaiban Bisikan Musim Salju St.Moritz
Photo courtesy Getty Images
Nama St. Moritz bak legenda yang sejak lama hidup dalam benak. Kerap terucap sebagai salah satu destinasi impian, sering terdengar dalam percakapan tentang pengalaman salju pertama atau ke sekian kalinya, pesta adrenalin olahraga musim dingin, hingga gaya hidup Alpen yang mewah dan nyaris terasa jauh dari realita tropis yang kita kenal sehari-hari. Dari Jakarta yang panas dan riuh, nama St. Moritz seolah hadir sebagai gambaran kontras yang ideal: putih dalam lapisan salju tak berujung, elegan, dan eksklusif.
Desa Swiss yang terletak di dekat perbatasan Italia ini menjadi destinasi bagi segala jenis kemewahan. St. Moritz digadang-gadang sebagai jawaban berlibur musim dingin elegan di pegunungan Alpen bagi eksotisme pesisir musim panas di French Riviera. Dua destinasi kontras yang mengumbar vibe mewah yang serupa. Meski musim hangat dari bulan Juli ke Oktober juga menjanjikan pengalaman surgawi di tengah pesona bunga-bunga Alpen yang bermekaran, atau berenang bermandikan sinar mentari di ketenangan Lake Staz; nyatanya musim dingin senantiasa menjadi momen primadona di St. Moritz—momen terbaik untuk memahami mengapa St. Moritz tersohor bagaikan sebuah ikon. Dua kali menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin, daya tarik desa ini membentang dari pesona danau yang membeku, lereng ski kelas dunia, cahaya mentari yang memantul di salju, hingga ritme desa yang terasa refined tanpa kehilangan kehangatan. Kunjungan musim dingin yang tidak semata menyajikan pengalaman tentang ski. St. Moritz mengumbar gaya hidup berbeda, tradisi berkelas, dan rasa takjub yang terus mengiringi tiap langkah perjalanan Anda. Barisan hotel-hotel megah, butik-butik high-end, dan reputasi yang gemerlap di mana penampakan para figur Hollywood atau jet-setter menjadi pemandangan awam; St. Moritz menjadi salah satu resor paling eksklusif di benua Eropa. Aksesibilitasnya pun memastikan bahwa Anda dapat dengan mudah menikmati keajaiban desa magis ini berkat keterhubungan jalan raya internasional, jaringan kereta api yang terkoneksi dengan baik, dan bandara Samedan yang berlokasi hanya 5 kilometer di lembah Engadin. Rute terbaik sejauh ini adalah terbang ke Zurich dan melanjutkan perjalanan dengan kereta api bergerbong panoramic—yang akan mengubah tahap terakhir perjalanan Anda menuju St. Moritz menjadi perjalanan fantastis selama tiga jam empat puluh lima menit melalui lanskap pegunungan Alpen yang berbalut salju.
St. Moritz Dorf

St. Moritz Dorf adalah bagian desa yang paling sering muncul di dalam imaji ketika membayangkan tentang destinasi ini. Area ini terletak di dataran yang lebih tinggi dan membentang panorama ke St. Moritz Lake dengan latar pegunungan Engadin yang dramatis. Dorf merupakan pusat kehidupan urban di St. Moritz, di mana butik-butik luksuri, galeri seni, barisan kafe stylish, hingga hotel ikonis seperti Badrutt’s Palace Hotel berlokasi. Hotel yang dibangun pada akhir abad ke-19 ini menjadi simbol bagi St. Moritz yang mana menara ikonisnya mendominasi skyline area Dorf. Berjalan kaki di area ini sendiri sudah terbilang sebagai pengalaman tersendiri, terutama ketika jalanan bersalju berpadu dengan deretan etalase butik yang tertata rapi dan pencahayaan hangat dari dalam toko. Jalan utama dan paling prestisius adalah Via Serlas. Di sinilah butik-butik jam tangan Swiss dengan craftsmanship dan engineering yang tersohor berbaris di antara butik-butik rumah mode dunia— dan juga perhiasan. Bersanding dengan segenap kemewahan, Leaning Tower of St. Moritz menjadi salah satu landmark historis. Menara gereja miring dari abad ke-12 ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap kemewahannya, kota kecil ini memiliki akar budaya yang panjang dan tidak kalah signifikan dalam membentuk karakter desa. Dari sisi akses, St. Moritz Dorf juga menjadi gerbang utama menuju area ski Corviglia, yaitu salah satu resor ski paling tersohor di Swiss. Gondola dan funicular yang menghubungkan kota dengan puncak gunung membuat area ini ideal bagi para traveller yang ingin fokus melakukan olahraga musim dingin atau sekadar menikmati pemandangan dari ketinggian tanpa harus berpindah jauh. Anda juga bisa menyempatkan diri untuk menapaki Winter Hiking Trails, jalur jalan kaki bersalju dengan panorama spektakuler. Bila Anda ingin merasakan St. Moritz dalam versi paling ikonis, area Dorf adalah pilihan tepat. Suasananya ramai namun jauh dari hiruk-pikuk. Dorf adalah area untuk menikmati St. Moritz sebagai simbol status, sejarah, dan gaya hidup Eropa yang berkelas.
St. Moritz Bad

Berada di dataran lebih rendah dan dekat dengan danau, area Bad menawarkan atmosfer yang berbeda—perairan, wellness, dan wajah desa yang lebih tenang penuh keseimbangan. Area ini lebih terbuka, lapang, dan santai. Inilah lokasi di mana St. Moritz bermula sebagai destinasi kesehatan dan peremajaan, jauh sebelum dikenal sebagai playground bagi para jet-setter dunia. Sumber air mineral alami yang sejak abad ke-19 dikenal memiliki manfaat terapeutik menjadi poros bagi berbagai spa, wellness center, dan hotel-hotel dengan fasilitas thermal bath.
Untuk melakukan aktivitas di St. Moritz Bad, tidak ada tekanan untuk “tampil” paripurna layaknya berada di Dorf, karena ini menjadi area untuk beristirahat. Promenade di sekitar danau—yang menjadi jantung area ini—mengajak Anda berjalan santai sambil menikmati panorama indah, terutama di waktu senja saat danau membeku. Berbagai kegiatan dan acara pun kerap berlangsung di atas danau beku, seperti ice skating, snow polo, hingga festival musiman dan pacuan kuda salju legendaris skala internasional yang disebut dengan White Turf—mengubah danau menjadi arena balap dan hiburan spektakuler setiap bulan Februari.
Akses menuju area ski seperti Corvatsch juga relatif mudah dari sini, menjadikannya pilihan ideal bagi traveller yang menginginkan keseimbangan antara aktivitas dan ketenangan. Akses alternatif pun dapat Anda raih di Signalbahn Cable Car yang berfungsi sebagai penghubung antara Bad dan area pegunungan. Setelahnya, luangkan waktu untuk singgah ke Ovaverva Indoor Pool & Spa, yaitu kompleks wellness modern yang sangat populer dengan kolam air hangat, spa, dan sauna untuk melepas lelah dan merelaksasi diri setelah menjalani beragam aktivitas di salju. Bila Anda berkunjung ke St. Moritz bersama keluarga, atau mendambakan suasana yang lebih rileks setelah menjelajah destinasi Eropa lain yang padat, St. Moritz Bad menawarkan ritme yang lebih bersahabat. Lebih tenang, lebih fungsional, namun tetap mempertahankan standar kenyamanan khas Swiss.
WHERE TO STAY
Badrutt's Palace Hotel (DORF)
|
|
Simbol kemewahan dan landmark bersejarah di pegunungan Alpen Swiss. Tersohor lewat kemegahan dan pelayanannya yang luar biasa hingga menjadi “playground” bagi kalangan jet-set internasional, bangsawan, dan selebritas sejak dibuka tahun 1896. Hotel ini menawarkan layanan antar-jemput Rolls Royce gratis untuk tamu. Area lobi legendarisnya, Le Grand Hall, adalah tempat sosial di mana Audrey Hepburn, Alfred Hitchcock, George Clooney hingga The Beckhams biasa terlihat. Arsitekturnya menyerupai kastil dengan menara khasnya menghadap ke danau. Hotel ini memiliki Palace Wellness, spa kelas dunia dengan kolam renang hangat luar ruangan yang menghampar panorama pegunungan dan ski slopes. Memiliki 112 kamar dan 43 suites dengan layanan butler.
Grand Hotel Des Bains Kempinski (BAD)
|
|
Menempati bangunan bersejarah abad ke-19, hotel ini menjadi properti mewah pertama di St. Moritz yang menjadikan kotanya sebagai tujuan utama spa. Terlebih dengan mata air Mauritius yang kaya zat besi di dekatnya masih memasok air untuk fasilitas spa. Salah satu spa yang populer: Spa Alpine seluas 2.800 m2 yang terkenal akan pemanfaatan air mineral glasial alami dan kelengkapan fasilitasnya. Terletak di seberang stasiun kereta gantung Signalbahn, hotel ini strategis bagi penggemar olahraga musim dingin. Restoran Les Saisons juga diakui memiliki salah satu prasmanan sarapan terbaik di Swiss. Dibungkus kemegahan Eropa tradisional, atmosfernya hidup dengan berbagai acara kelas dunia, kasino dan klub makan malam eksklusif Billionaire St. Moritz.
Kulm Hotel St. Moritz (DORF)
|
|
Hotel ini adalah bangunan pertama di Swiss yang memiliki penerangan listrik, yang dipasang di Grand Restaurant pada tahun 1878. Juga memiliki signifikansi historis sebagai hotel yang memperkenalkan konsep lobi hotel dan jaringan telepon umum. Selain kamar-kamar tamu elegan dengan pemandangan spektakuler, Kulm Hotel juga memiliki spa seluas 2.000 meter persegi, lapangan golf sembilan lubang (tertinggi di Pegunungan Alpen), tiga lapangan tenis, dan arena seluncur es alami di musim dingin dengan fasilitas ski-in/ski-out. Area hotel digunakan untuk upacara pembukaan dan beberapa acara lain selama Olimpiade Musim Dingin 1928 dan 1948. Hotel ini menyediakan Wunderwald Kids Club gratis dengan berbagai aktivitas dan layanan penitipan anak profesional.





